Siklus

Hidup adalah sebuah Siklus.
Seperti Matahari yang terbit, lalu terbenam.
Seperti Air yang mengalir dari hulu ke hilir.
Seperti musim kemarau yang diganti oleh penghujan.
Seperti angin darat berganti menjadi angin laut.
Seperti malam berganti pagi. Pagi beganti siang. Siang berganti sore, lalu kembali lagi ke malam.
Demikianlah Hidup itu.
Seperti tangis berganti jadi tawa.
Seperti duka menjadi suka.
Derita jadi bahagia.
Karena,
Tak akan pernah tangis akan terus menangis,
Duka akan terus menduka,
Derita akan terus menderita.
Sama seperti, Tak akan Pernah
Matahari akan terus terbit.
Air akan terus diam di hulu.
Kemarau akan terus membawa kering.
Angin hanya akan terus berhembus ke darat.
Dan Malam akan terus membawa gelap.
Lantas,
“Jika Hidup adalah Siklus,
maka Siklus adalah Sebuah Proses.”
Maka Tekun dan Bersabarlah dalam Pengharapan,
Hingga Siklus lain itu datang membawa tawa, suka, dan bahagia!
